Skip to main content

Nikmatnya Menyeruput Tim Hortons, Kopinya Orang Kanada

Mencicipi secangkir hangat kopi hitam merupakan sensasi tersendiri bagi saya. Sudah cukup lama saya menjadi pencinta kopi khususnya kopi hitam. Kalau lagi traveling di Indonesia, saya pasti sempatkan untuk mencoba sajian kopi daerah ataupun menyengaja membeli kopi lokalnya. 

Begitupun saat traveling ke luar negeri. Bedanya saya harus mikir dua kali untuk membeli kopi saat diluar negeri, karena harganya yang lumayan miiihiiill πŸ€— buat seorang backpacker seperti saya. Beruntungnya saya memiliki teman-teman baik dari luar negeri. Jadi saya selalu menggunakan azas manfaat😊 ketika mereka akan berkunjung ke Indonesia.

Kali ini, saya mendapatkan hadiah dari kawan baik saya asal Kanada. Saya memang request untuk dibawakan oleh-oleh kopi dari negaranya. Dan Alhamdulillah, beliau membawakan 1 pack kopinya orang Kanada. 

Ada yang bisa tebak apa namanya ???. Yups, nama kopinya adalah Tim Hortons Coffee. Kopi yang sangat terkenal dan dipertahankan sebagai ciri khas serta kebanggaan warga Kanada. Walau dikenal luas di Kanada, sayangnya kopi ini belum sampai di Indonesia. 

Dari informasi yang saya baca, Tim Hortons pertama kali di buka tahun 1964, dan dibuat menggunakan campuran unik dari 100% biji arabika yang berasal dari beberapa daerah penghasil kopi paling terkenal di dunia. Tim Hortons memiliki seni blending tersendiri untuk mendapatkan rasa kopi yang tepat dan nikmat. Ok, lets start to review now πŸ˜‰

Tim Hortons Coffee yang saya dapatkan ini berukuran 400 gram. Packingnya cukup tebal, padat dan rapat kedap udara. Jenis kopi yang ini adalah MΓ‰LANGE ORIGINAL BLEND, percampuran kopi hitam. Kalau dirupiahkan dari situs ebay, harganya berkisar Rp199ribuan atau $14. 

Kopinya di olah dengan metode Fine Grind Coffee dan medium roast. Fyi, kopi hasil olahan medium roast memiliki rasa, aroma dan keasaman yang seimbang. Kadar kafein pada biji hasil olahan medium roast pun berkurang, tapi masih memiliki kadar kafein yang lebih banyak daripada biji hasil olahan dark roast. 

Berbeda dengan aroma kopi lokal Indonesia, yang aroma kopinya jelas tercium harum dan wangi meski tertutup. Pada Tim Hortons Coffee, aroma kopinya kurang tercium meskipun telah di buka. Tekstur kopinya agak sedikit kasar (tidak terlalu halus). Dan warna hitam yang kecoklatan. 

Saat di seduh dengan air panas, terlihat serbuk kopi yang tampak di permukaan. Bukan karena tidak larut dalam air, tapi mungkin memang tekstur serbuk kopinya yang menyisakan sisa-sisa di permukaan air. Soal rasa, kopi Tim Hortons ini memiliki rasa kopi yang tidak terlalu pahit, namun ada sedikit manis. Jadi meskipun di minum tanpa gula, rasa kopi tetap terasa nikmat. Sayangnya, selesai di minum, seduhan kopi akan meninggalkan ampas kopi. 

Saya menikmati secangkir kopi tubruk Tim Hortons dengan menyeduh 2-3 sendok teh dan menambahkan sedikit brown sugar. Nah, kopi tubruk Tim Hortons yang mantap sudah siap untuk diseruput πŸ˜‹πŸ΅. Sampai ketemu di Coffee Talk berikutnya. Selamat menikmati minum kopi πŸ™‹

Comments

  1. biji kopinya dari berbagai tempat di dunia ya, wah jangan-jangan termasuk juga dari Indonesia nih, apalagi Indonesia terkenal juga beberapa varian biji kopinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kebanyakan biji kopi Indonesia yang kualitas bagus di ekspor ke luar negeri..jadi yang kita rasain sekarang kebanyakan biji kopi dengan kualitas menengah .. dan di luar negeri, lumayan mahal untuk kopinya kalau dirupiahkan..

      Delete
  2. Walopun aku sering minum kopi, tapi jujurnya ga terlalu paham rasa kopi seperti para expert :D. Lah wong kopi favorit aja masih cappucino πŸ˜… atau sebangsa kopisusu lainnya. Belum sanggub kalo harus nyobain kopi hitam yg tanpa gula. Kalo diksh brown sugar baru deh bisa :D.

    Akupun kalo traveling ke LN atau domestik, juga selalu nyobain kafe2 kopi nya mba. Bukan ga kepengin beli sendiri bubuknya, tapi bbrp kali beli, kenapa Yaa racikannya ga pernah pas 🀣. Akhirnya, ya udahlah beli jadi aja πŸ˜„

    ReplyDelete
  3. wah nikmatnya minum kopinya orang kanada....

    ReplyDelete
  4. Kalau berbicara kopi, selalu ingat papa yang dari dulu suka minum kopi pahit. Dari artikel ini jadi kepikiran, "oke, nanti kalau jalan-jalan ke Kanada, mau beliin papa Tim Hortons Coffee" ,,aamiin.. hehe.

    ReplyDelete
  5. Kalau aku sukanya nyicipin punya abg dan papa doang kak, hehehe aslinya aku bukan pecinta kopi. Tapi mereka selalu tuh bikin kopi yg lain dari biasanya pasti aku ikut nyobain, wiss bisa direkomendasikan ke mereka nih ada kopi yg enak kopi Hortons :D

    ReplyDelete
  6. Jujur aku bukan penikmat rasa kopi, tapi kusuka aromanya.. oya, dan suka pemampilan biji2 kopi juga, cakep untuk pelengkap foto2..hehe.. Trmksh sharingnya ya..

    ReplyDelete
  7. Sebagai orang yang suka ngopi juga, meski sekarang lebih ke Nescafe Classic atau kopi saset lain, haha... Karena semenjak pindah kampung di sini gak ada kafe kopi, paling banter beli kopi enak di indomaret point. Haha


    Kita beruntung banget sih mba, hidup di tanah surganya kopi ��

    ReplyDelete
  8. Satu hal yg aku syukuri nyemung didunia para blogger adalah nambah wawasan macam informasi ttg kopi.

    Kopi kanada rupanya ada rasa manis tnpa gula nah kan.

    Kapan hari aku dpaat wawasan ttg kopi elephan dr kawan blogger lain. Banyak ya ternyata jenis kopi nih

    ReplyDelete
  9. Rasa kopinya menarik untuk dicoba, karena biasanya arabika itu menghasilkan rasa tidak terlalu pahit bahkan cenderung memiliki rasa asam. Tapi ini malah ada manis-manisnya ya, kak? Waah.. mungkin yang minum, manis. :)

    ReplyDelete
  10. aku suka tekstur kopi yang agak kasar nih, wah menarik yaa rasanya ada keluar manis-manisnya, enak banget buat diseruput pagi menjelang siang sambil kerja nih :))

    ReplyDelete

Post a Comment