Skip to main content

Explore Cologne Cathedral, Skycraper Gothic Abad Pertengahan

Cologne atau Köln, tujuan kota pertama di Jerman yang saya kunjungi. Laju kereta api melewati jembatan menyeberangi Sungai Rhine, sekilas saya dapat melihat menara kembar katedral dari balik jendela kereta. Hari sedang cerah, puncak menara yang tinggi menjulang berwarna abu-abu kehitaman sangat kontras dengan langit biru. Saya akan mendatangi Cologne Cathedral atau disebut “Kölner Dom”, sebuah katedral gothik terbesar di Jerman yang menjadi landmark paling populer di Cologne selama berabad-abad. 

Saya beruntung bertemu seorang wisatawan lokal, dan kita bersama-sama mengekslopor katedral. Ini pengalaman pertama kali saya berwisata katedral, apalagi sebagai seorang muslim berhijab. Tetapi tidak perlu khawatir, turis yang datang ke katedral ini dari berbagai penjuru dunia dan latar agama yang berbeda-beda. Atribut religi pun saya lihat pada serombongan biksu yang juga tengah melihat-lihat seisi katedral. Katedral Kõln tidak hanya sebagai tempat beribadah umat Katolik, melainkan juga tempat wisata bersejarah dan sangat menarik mengulik fakta dan sejarahnya. Mau tau ceritanya? Yuk ikuti jelajah saya  menikmati kemegahan Cologne Cathedral ☺

Postcard cathedral

Dekat dengan Sungai Rhine dan Hohenzollern Bridge

Cologne adalah kota terbesar keempat di Jerman dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta orang. Kota ini berada di barat Jerman yang terletak di tepi kiri Sungai Rhine, wilayah Metropolitan Rhine-Ruhr. Cologne Cathedral merupakan katedral Katolik Roma yang terletak di Nort Rhine-Westphalia, Jerman. Lokasinya berdekatan dengan Sungai Rhine dan Hohenzallern Bridge, jembatan tertua yang juga merupakan objek wisata terbesar kedua di kota Cologne. 
Sungai Rhine & Hohenzallem Bridge

Terbesar dan Tertinggi di Dunia

Sewaktu menginjakkan kaki di Katedral Köln, saya sangat takjub dengan kemegahan arsitektur gereja. Katedral Köln merupakan gereja katedral untuk Keuskupan Agung Katolik Roma di Cologne. Katedral ini sangat terkenal dengan patung-patung arsitekturalnya, atap pelana yang curam, interior jendela kaca patri, rangkaian menara kembar, serta harta karun religi langka yaitu relik Kuil Emas Tiga Raja, The Gero Cross  (ukiran patung tertua dari Kristus yang disalibkan di utara Pengunungan Alpen), dan Mailänder Madonna atau Milan Madonna.

Twin Tower Cathedral

Selain itu, Katedral Köln adalah salah satu katedral terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Eropa Utara yang di bangun dengan arsitektur gothic. Puncak menara kembar pada Katedral Köln adalah tertinggi kedua di dunia dengan ketinggian menara mencapai 157,38 meter (515 kaki), dimana menara utara lebih tinggi 7 cm dari menara selatan. Menara kembar katedral mendominasi cakrawala kota Cologne sejak selesai dibangun pada tahun 1880. Saat itu Katedral Köln menjadi monumen seni Abad Pertengahan paling populer di Jerman dan sempat memegang rekor sebagai gedung tertinggi di dunia selama 4 tahun dari periode  1880-1884, sebelum tergantikan oleh Monumen Washington dan Menara Eiffel. 

Fakta menarik lainnya dari Katedral Köln adalah fasad-nya yang sungguh luar biasa  megah. Fasad atau tampilan sisi luar (eksterior) bangunan Katedral Köln adalah terbesar dari gereja manapun di dunia. Jika kita melihat menara pencakar langitnya, kita seperti tiny human di depan raksasa yang menjulang tinggi. Struktur kolosal bangunannya dapat dilihat dari segala penjuru di Cologne. 

Pada bagian katedral terdapat lorong tengah atau nave yang mengarah ke paduan suara yang diapit oleh dua nave di setiap sisinya. Nave dengan lengkungan bergaya baldachin setinggi 43,35 meter merupakan salah satu nave tertinggi di dunia. Selain itu, Katedral Köln memiliki interior gereja terbesar ketiga di dunia. Bangunannya yang luas hampir 8.000 meter persegi setara lebih dari setengah lapangan bola ini mampu menampung jumlah pengunjung hingga 20.000 orang setiap harinya. Untungnya, bangunan ini cukup besar, sehingga tidak terasa sesak meski banyak pengunjung di dalam katedral. 

Mahakarya Arsitektur Gothic

Bagi penggemar Goth, Katedral Köln ibarat eye candy yang menyuguhkan kemegahan arsitektur gothic menakjubkan berbalut misteri sejarah yang tersimpan. Sama halnya dengan Katedral Notre Dame di Perancis, Katedral Köln juga dianggap sebagai mahakarya terbesar arsitektur gothic di Jerman yang merupakan salah satu situs seni Kristen Abad Pertengahan paling terkenal di Eropa Barat. 

Rencana pembangunan katedral dirancang oleh seorang arsitektur bernama Gerhard von Rile dengan membuat rancangan new style arsitektur gothic yang lebih modern. Desain katedral baru mencontoh dari Katedral Gothic Our Lady Of Amiens di Prancis, sehingga banyak fitur Katedral Köln yang memiliki kemiripan dengan Katedral Amiens. 

Choir Katedral Kõln
the choir cathedral

Nave Cologne Cathedral
nave cathedral

Seperti kebanyakan katedral gothic, denah dasar pada Katedral Köln berbentuk salib latin dengan panjang 144,6 meter (474,3 kaki) dan lebar 86,3 meter (283 kaki). Secara arsitektural, katedral mencontohkan gaya gothic Rayonnant, meskipun pada desainnya memasukkan unsur elemen gothic Flamboyan yang ekstra dekoratif. Contoh gaya gothic yang dapat dilihat pada bangunan katedral seperti puncak menara kembar, lengkungan gargoyle, dan jendela. 

Desain interior Katedral Köln memang menggambarkan keindahan dan kemewahan Abad Pertengahan. Di dalam katedral dihiasi Mezzanine kayu berukir, elemen berlapis emas, patung batu berukir, hiasan kubah yang melengkung tajam dan pilar-pilar kokoh menciptakan efek bangunan yang menjurus luas ke atas dan jendela kaca patri warna-warna memberikan kesan yang tak terlupakan. Salah satunya  fitur utama katedral adalah tempat paduan suara (choir) dari Abad Pertengahan yang memiliki 104 kursi kayu berukir dikelilingi oleh dinding fresco, patung yang dicat dan kaca patri. 

Window glass mosaic
jendela kaca patri katedral
jendela kaca patri katedral

Nah, sedikit cerita tentang jendela kaca patri di katedral ini yang faktanya diperkirakan memakan biaya pembuatan jendela hingga ratusan ribu euro. Sebelumnya, sebagian besar jendela kaca patri berasal dari abad ke-19. Namun sayangnya, selama Perang Dunia II mengalami kerusakan total. Baru di tahun 2007, seorang seniman asal Cologne, Gerhard Richter membuat jendela kaca patri yang lebih modern untuk mengganti permanen kaca patri yang telah hancur dalam Perang Dunia II. Jendela Richter mencakup area 113 meter persegi terdiri dari 11.000 panel persegi dalam 72 warna solid yang tersusun acak di dalam jendela. Kontruksi jendela kaca patri yang baru menelan biaya cukup besar sekitar 350ribu-400ribu euro yang seluruhnya didapatkan dari sumbangan para donatur.

Arsitektur gothic kerap dikaitkan dengan warna hitam dan gelap. Tetapi apa yang terjadi dengan warna bangunan Katedral Köln bukanlah semata  unsur gaya gothik-nya. Warna bangunan katedral yang terlihat gelap juga bukan karena terbuat dari bahan material berwarna hitam, melainkan kotor akibat cuaca dan polusi. Batu pasir (sandstone) yang digunakan pada bangunan sebagian besarnya mengalami reaksi terhadap asam sulfat yang ada dalam hujan yang tercemar polusi. Hal ini yang menyebabkan perubahan warna menjadi abu-abu gelap (dark grey) sehingga menciptakan warna gelap yang khas pada bangunan katedral. Sedangkan bangunan yang diperbaiki terlihat jauh lebih putih dan lebih terang daripada bagian bangunan lainnya, meskipun seiring waktu akan berubah warna menjadi gelap mencocokkan pada warna batu yang lebih tua.

Bersambung...

Klik disini cerita selanjutnya 👇👇

COLOGNE CATHEDRAL Part 2


Comments

  1. aritekturnya keren yang terlihat megah banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, arsitekturnya emang bagus banget dan masih kokoh bangunannya

      Delete
  2. aku selalu suka dengan interior bangunan di eropa. Terlihat rumit, tapi cantik dipandang mata. Asyik bangun untuk diabadikan di kamera,

    Salam kenal mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mee too mba , suka dengan bangunan-bangunan di eropa, old tapi artistik..

      Salam kenal juga ya 🙋🏻‍♀️

      Delete
  3. Saya tuh beberapa kali BW, nyangkutnya ke postingan kunjungan dirimu ke eropa ya? kalau boleh tahu, apa memang selalu berencana khusus ke eropa atau bagaimana sih, kak? :)

    Btw, kak.. gimana rasanya pas melihat dari dekat bangunan megah dengan artistik yang menawan seperti itu? berasa kayak lagi main film gitu, enggak? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enda cuma ke Eropa sih bang. Cuma nyari waktu nulisnya itu yang sering ga sempet Kebetulan kalau saya suka sama budaya dan sejarah. Dan Eropa termasuk yang saya suka dari segi sejarahnya dan bangunannya bang :)

      Haha, waktu ngeliat langsung itu. Ya speechless. Karena megah banget dan arsitekturnya menawan. Berasa kayak ke di film Eropa era lawas gitu dah 😁

      Delete
  4. Bagus banget yaaaa. Beruntungnya bisa jalan ke sana. Interiornya juga ada kemiripan dengan gereja katedral Jakarta dan gereja tertua di Surabaya. Paling suka liat arsitektur bangunan gereja. Kaca patrinya itu kalau terkena cahaya, pantulannya indah banget di dalam ruangan. (Ini pengalaman pas saya lihat gereja katedral Jakarta dan gereja tertua di Surabaya).

    ReplyDelete
  5. Gerejanya tampak megah banget yaa. Luas dan tinggi dan saya suka sama bangunan dengan jendela besar yang ada kaca patrinya kesannya artistik. Btw saya jadi ngebayangin ada di dalam gereja itu juga..berasa dingin gitu ga sih mba di dalem? Hehe

    ReplyDelete
  6. Kaca jendelanya jadi inget film 99 cahaya di langit Eropa. Baca esai ini juga bikin kita seakan-akan ikut jalan2 ke sana karena fotonya yang realistic dan terkesan apa adanya.

    ReplyDelete
  7. Eropa emang surganya bangunan dengan arsitektur gotik yang spekta gitu ya. Semoga suatu hari aku bisa juga sampe ke sana.

    ReplyDelete
  8. Menarik warna gelap Katedral ini ternyata bukan karena material batu yang berwarna hitam, tapi karena tercemar polusi. Dan apakah pemilihan batu ini memang disengaja yang mengalami reaksi sulfat? Baiklah saya coba berkunjung ke bagian selanjutnya, barangkali menemukan jawabannya.

    ReplyDelete
  9. Bangunannya sangat tinggi, luas dan sangat terlihat megah. Jadi penasaran, berapa jumlah petugas kebersihan di sana untuk menjaga kebersihan bangunan Katedral.

    Kak, kalau wisata ke area Katedral ini apakah ada tiket/biaya masuk?

    ReplyDelete
  10. wah ... ini salah satu list yang pengen aku kunjungi deh. kalau ke tempat gini, kebayang di masa lalu tuh, gimana bangunnya dan ah, megah banget

    ReplyDelete
  11. Melihat dari foto-foto yang dibagikan berasa ikutan tour, hihi. Keren banget memang gaya arsitektur Katedral di Eropa ya. Dari dulu pengen banget ke Eropa belum kesampaian huhu, suatu saat jika saya bisa menapaki Eropa khususnya Jerman pasti akan mampir ke Katedral ini.

    ReplyDelete
  12. Nama kotanya unik ya mba, Cologne.
    Lihat foto katedralnya tinggi banget, berasa kecil banget kemungkinan jika saya ada di situ. Keren.

    ReplyDelete
  13. Pas baca judulnya tadi saya pikir ini review parfum badan ternyata gereja, ya. Cakep banget mbak ini katedralnya benar-benar megah dan cantik

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengurus Visa China Ternyata Hanya 4 Hari!!

Travel plan saya selanjutnya adalah mengunjungi Shanghai, Cina. Untuk dapat mengunjungi Cina, tentunya harus siap dengan visa-nya. Nah, saya mau berbagi sewaktu saya mengurus visa China :-) fresh bulan April 2012 dan ternyata sangat mudah dan simpel. Karena baru pertama kali mengurus visa sendiri, jadi saya sangat interest sekali searching informasi. Untuk website resminya bisa klik disini VISA FOR CHINA . Sebenarnya persyaratan untuk mengurus visa China tidak terlalu banyak, yuk follow my feeds dibawah ini ;-) Buka website resminya, pelajari visa apa yang mau kamu ambil dan tujuannya untuk apa, lihat di sini JENIS-JENIS VISA CHINA & PERSYARATAN  Kalau saya tujuannya untuk traveling biasa, jadi saya ambil Tourism and family visit visa (L-Visa) Isi formulir permohonan dengan lengkap , kamu bisa download  VISA APPLICATION FORM atau bisa langsung APPLY ONLINE . Kalau saya pribadi, sudah apply online, jadi isi data via online, setelah data lengkap dan tersimpan, ot

4 Rekomendasi Tempat Wisata Belanja di Shanghai

Wisata belanja di Shanghai memang tidak ada habisnya. Namun, yang paling membuat saya tertarik adalah market-market tradisionalnya, sangat unik dengan berbagai macam jajanan pasar. Berikut ini saya akan berikan  tempat belanja yang berhasil saya kunjungi selama di Shanghai yang bisa jadi referensi teman-teman. Mari follow my journey  di bawah ini ya :) Nanjing Road Nanjing Road merupakan pusat jalan perbelanjaan utama di Shanghai. Ini jalan yang panjang hingga beberapa kilometer yang saling terhubung. Terdiri dari Nanjing Rd Timur dan Nanjing Rd Barat. Nanjing Rd Timur paling dekat dengan The Bund, sedangkan Nanjing Rd Barat dekat dengan People's Square. Pada siang hari, Nanjing Road penuh menggeliat dengan riuhnya para pengunjung. Outlet-outlet disepanjang jalan menawarkan merek-merek terkenal yang tak terhitung jumlahnya dengan kualitas yang bagus tentunya. Nanjing Road memang pusat perbelanjaan modern dengan tetap menyajikan konsep tradisional. Terbukti dengan ma

Nabung di Bank BRI, Kena Pajak!!

Disini saya mau berbagi tentang pengalaman saya menabung di BRI beberapa bulan kemarin, karena saya pikir menabung di bank pemerintah seperti BRI, tidak ada banyak potongan yang macam-macam. Sebelumnya saya menabung di Bank Muamalat Syariah yang sebenarnya sudah cocok sekali dan tidak banyak memberikan potongan kepada nasabah kecuali untuk biaya administrasi yang relatif masih dibawah Rp 10ribu. Tapi karena desakan orangtua untuk di pindah ke bank pemerintah, akhirnya saya memutuskan untuk membuka rekening di Bank BRI dekat kantor saya. Pembukaan rekening saya dengan setoran Rp 600ribu. Masih di bulan yang sama,saya mentransfer setoran ke rekening BRI sebesar Rp XX.000.000,- (maaf off the record). Pada bulan berikutnya, saya mendapatkan bunga bank sebesar Rp 28.036,-. Dan saya cukup kaget ketika saya mengetahui tabungan saya dikenakan pajak yang tidak ada ketentuannya berapa persen. Yang terpotong saat itu pajaknya Rp 5.607,- belum lagi potongan administrasi sebesar Rp 10ribu.

16 Things To Do In Shanghai (Part 1 - Sightseeing Shanghai)

Salah satu tujuan trip untuk solo traveling saya yang pertama adalah Shanghai, China. Satu minggu, saya habiskan waktu hanya di kota Shanghai, dan memang tidak membuat itenary untuk mengunjungi kota lain seperti Beijing. Mungkin saya ingin lebih dekat dengan kota Shanghai, sebagai kota Metropolis dari China. Untuk penerbangan ke China, saya menggunakan Singapore Airlines,dengan tujuan Pudong International Airport. Keberangkatan pagi hari jam 09:10, transit di Singapura, dan berlanjut jam 13:00 menuju Shanghai. Lama perjalanan Singapura-Shanghai sekitar 4 jam 45 menit. Tiba di Shanghai sekitar jam 7 malam. Sedangkan kembali ke Jakarta, saya ambil keberangkatan malam hari jam 19:10 tiba di Singapura jam 01:00 dini hari. Hanya saja, transit di Singapura agak lama 5 jam, jadi lumayan buooseenin. Berlanjut penerbangan ke Jakarta pagi jam 07:00, delay satu jam dari awal jadwal 05:00 Sedangkan untuk budget cost sendiri, rasanya bukan ala backpacker :-D

Weekend Banking BCA KCP Grand Indonesia

Bagi nasabah BCA,layanan weekend banking sangat membantu dalam memudahkan nasabahnya melakukan transaksi di hari Sabtu dan Minggu. Waktu itu saya menggunakan layanan ini untuk pembukaan rekening baru. Layanan weekend banking BCA diwilayah Jakarta Selatan & Jakarta Pusat hanya dilayani di dua lokasi,yaitu KCP Grand Indonesia dan KCP Pondok Indah Mall. Layanan Weekend Banking ini buka setiap Sabtu dan Minggu (Kecuali hari libur) dari pukul 10.00-15.00 WIB.  Untuk itu, saya memilih mendatangi kantor BCA di Grand Indonesia yang masih dekat dengan kantor. Hampir saja saya salah tujuan lokasi Bank BCA. Karena layanan weekend banking BCA bukan berlokasi di Menara BCA(tepat di depan jalan utama Grand Indonesia), tapi berada di Grand Indonesia Westmall Lantai LG. Sayangnya, saya tidak bisa melakukan pembukaan rekening baru, karena kartu identitas saya beralamatkan di Depok. Layanan pembukaan rekening baru pada saat weekend hanya melayani pembukaan rekening dengan kartu identitas wil

16 Things To Do In Shanghai (Part 2 - Sightseeing Shanghai)

Pada Part 1 yaitu tempat-tempat menarik untuk dikunjungi selama di Shanghai , saya sudah memberikan 5 tempat menarik di Shanghai. Nah, berlanjut di Part 2, masih sama, rekomendasi tempat-tempat menarik seperti temple, mesjid, garden, dan gedung tertinggi, dan arena. Follow my journey  di bawah ini ya 😄  6. Yu Yuan Garden and Bazaar Yu Yuan Garden adalah taman paling terkenal di Shanghai. Terletak di jantung Kota Tua Shanghai, dan salah satu tempat wisata paling menarik dan menjadi pusat kunjungan para turis di Shanghai.  Dekat dengan Yu Yuan Garden dapat ditemui pasar dengan sederetan outlet-outlet, rumah makan, yang menjual berbagai macam produk, mulai dari souvenir, pakaian, makanan khas, dan lain-lain. Suasananya rame betul, belum lagi bangunan-bangunan sekitar pasar yang terlihat sangat klasik khas tradisional China. Harga souvenir di sini relatif murah, mulai dari harga 5 RMB-90 RMB tergantung dari jenis souvenir. Untuk produk baju harganya bisa diatas 100 RMB.

16 Things To Do In Shanghai (Part 3 - Sightseeing Shanghai)

Masih berlanjut dari Part 1 dan Part 2 tentang tempat-tempat apa saja sih yang bisa dikunjungi dan menarik di Shanghai. Dan pada bagian terakhir ini yaitu Part 3, tempat menarik lainnya diantaranya makam nasional, masih seputar temple, tengok kebon binatang ala Shanghai, jajal penasaran naik gedung tertinggi di Shanghai. Yuk, checkidot di follow my journey 😃 11. Longhua Pagoda & Longhu Temple Longhu Temple Temple kali ini yang saya datangi berada jauh dari pusat kota Shanghai. Saya menggunakan taksi untuk menuju ke temple ini, daerah tempat ini memang jarang dikunjungi untuk para turis untuk hari-hari biasa, terkecuali mereka yang ingin bersembahyang atau ada kegiatan perayaan. Temple ini berada persis di samping pembangunan gedung bertingkat. Dan katanya, temple ini termasuk temple tertua di Shanghai. Terletak di Jalan Longhua sebelah selatan kota. Longhua Park terkenal dengan Longhua Temple dan Longhua Pagoda. Longhua Temple adalah kuil tertua di Shanghai y

Jalan-jalan ke Singapura ala Backpackers

Nuny & Neni This is me and my best friend, Neni. Beberapa waktu lalu, kami berdua backpacking ke Singapura. Jadi, memang kami siapkan sendiri, mulai dari beli tiket penerbangan sampai reservasi hostel. Banyak hal yang menarik selama 2 hari berada di Singapura, mulai dari bermalam di Changi Airport,sampai ketempat-tempat wisata,seperti Resort Island Sentosa. Berbagi cerita, semoga bisa memberikan informasi yang menyenangkan :) Mengurus Tiket dan Reservasi Penginapan Saat ini t iket penerbangan ke Singapura sangat mudah didapat,banyak airlines yang menyediakan jadwal penerbangan ke Singapura bahkan dengan harga promo yang sangat murah. Diantaranya ada Mandala Airlines, Air Asia Airlines, Batavia Air,Tiger Airways, Lion Air. www.thehivebackpackers.com Untuk reservasi penginapan,cukup mudah. Di Singapura banyak tersedia pilihan penginapan dari hostel backpackers sampai hotel berbintang. Salah satu hostel tujuan saya adalah The Hive Backpackers,yang t

4D3N Backpacking Malaysia Singapore Part 1 (Living in Chinatown Kuala Lumpur)

Setelah menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal libur kami. Saya bersama sahabat saya, Ms. Neni berencana untuk  melakukan backpacking kembali. Tempat yang kami tuju masih dekat yaitu Malaysia dan Singapura. Perjalanan selama empat hari, kami mengunjungi Malaysia 2 hari 2 malam, dan Singapore 2 hari 1 malam. Ada banyak cerita menarik yang dapat dibagikan, termasuk juga beberapa tips bagi yang ingin berjalan-jalan hemat,tapi ngga ketinggalan untuk berkeliling tempat-tempat menarik di negara tujuan. Nuny & Neni Tiket Penerbangan Pulang-Pergi  Untuk penerbangan kali ini saya menggunakan jasa penerbangan Air Asia dan JetStar. Seperti diketahui Air Asia adalah pesawat asal Malaysia, dengan memanfaatkan tiket promo-nya, lumayan bisa mengurangi budget travel . Meskipun kami harus berangkat 3 bulan sesudahnya dari sejak diberlakukannya tiket promo :). Untuk penerbangan Air Asia dengan rute Jakarta - Kuala lumpur (tiket Rp 279ribu include tax airport) dan Kuala lump